This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 08 Agustus 2013

lKeuntungan dan Kerugian Obat Herbal

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN OBAT HERBAL



Orang-orang di seluruh dunia telah menggunakan obat-obatan herbal sejak lama. Meskipun tidak adadukungan ilmiah yang terkait dengan penggunaan obat-obatan herbal, beberapa individu yakin Pada obat herbal yang memiliki sejarah lebih dari 5000 tahun untuk mengobati berbagai penyakit.

Cina merupakan negara pelopor herbal terkonsisten yang paling nyata. Tabib dipercaya sebagai dokter dijamannya dengan menemukan obat melalui pengalaman bukan uji klinis (Hadeh Zaman Dulu mana ada Laboratorium) tapi kini Cina mengembangkan obat trdisional melalui uji klinis sehingga terlihat kandungan yang terdapat pada obat.

Ada banyak keuntungan dan kerugian terkait dengan obat-obatan herbalMari kita beberapa keuntungan dan kerugian dari obat herbal tersebut.

Keuntungan Obat Herbal
Obat-obatan herbal sangat murah dibandingkan dengan bentuk obat dari dokterIni membuat semua orang mampu membelinya.

Obat-obatan herbal dapat dikonsumsi tanpa adanya resepMereka dapat ditemukan dengan mudahdari toko obat lokal.

Obat-obatan herbal yang dikenal lebih produktif dibandingkan dengan bentuk lain dari obat dalam menyembuhkan kondisi tertentuKecuali dicampur dengan komponen kimia lainnya


Salah satu manfaat terbesar terkait dengan obat herbal adalah keberadaan non efek sampingJuga,mereka cenderung untuk menawarkan manfaat jangka panjang dalam hal kesehatan secara keseluruhan.

Obesitas merupakan masalah yang berkembang yang dikenal memiliki masalah berbahaya pada kesehatan individuObat Herbal dapat membantu seseorang mengatasi masalah obesitas dengansangat efektif tanpa memakan banyak waktu dan usaha.

Meskipun banyak keuntungan yang diperoleh,  ada beberapa risiko yang terkait dengan obat-obatanherbal juga. Mari kita lihat dampat buruk dari obat – obatan herbal.

Kekurangan Obat Herbal
Obat-obatan herbal yang dikenal efektif melawan penyakit seriusObat herbal tidak bisamenyembuhkan patah tanganjuga tidak mampu menangani isu-isu terkait serangan jantung secara efektif sebagaimana dokter konvensional.

Ada yang berpendapat obat herbal itu BERBAHAYA karna tidak melalui resep dokter dan kandungan yang tidak jelas. Ini juga ketelitian kita sebagai konsumen yang pertama kita harus teliti pada produk yang kita beli yang pertama lihat ada izin POM TR nya atau tidak itu meruakan izin produksi obat herbal resmi kemudian lihat dimana tempat yang sekiranya dapat dipercaya untuk membeli obat herbal.

Meskipun obat obatan herbal itu dapat menangani penyakit penyakit kronis tapi tak seampuh obat dokter. Pendapat ini bisa dikatakan benar karna obat herbal merupakan obat terapis sehingga kerutinan meminum obat itu diutamakan. Tapi efek samping dari obat herbal paling sering adalah ALERGI kalau obat dokter Ginjal, Dinding Lambung atau Usus yang rusak. dan Jangan salah ada formulasi Herbal Medis buatan Indonesia aman dan gebrakan baru di dunia kedokteran.

Reaksi alergi dikarenakan tubuh menolak zat baru yang masuk, tapi ada juga reaksi alergi yang berarti toxin dalam tubuh menolak zat baru. Seperti BAB dan Lemas.

Pemerintah tidak menyetujui segala jenis obat-obatan herbalIni biasanya dikonsumsi pada risikoorang itu sendiridan ketika datang ke suplemen herbal bermerek salah satu tidak bisa mengharapkan apapun dari jaminan kualitas.Pendapat ini ada benarnya karena ada saja oknum yang mempermainkan produk sehingga membawa efek buruk terhadap usaha dalam negeri.

Demi kebaikan konsumen periksakan diri anda ke dokter mengenai jenis penyakit anda baru membeli obat herbal.

Obat Herbal vs Obat Kimia

Kelebihan dan Kekurangan Obat Tradisional vs Obat Kimia




Dalam memutuskan pengobatan dan obat apa yang akan digunakan, tradisional atau kimia, masing-masing harus memikirkan kebutuhan dan situasi serta kondisi yang sedang dihadapi. Mengapa?

Salah satu alasannya adalah reaksi dan cara kerja yang berbeda antara kedua herbal tersebut. Berikut ini adalah beberapa fakta dan perbandingan yang harus diingat ketika Anda hendak memutuskan obat jenis apa yang ingin Anda gunakan.

Tabel Perbandingan Obat Tradisional dan Obat Kimia

A. Obat Tradisional                    
1. Harganya terjangkau                        
2. Efek samping relatif kecil bahkan ada yang sama sekali tidak menimbulkan efek samping jika digunakan secara tepat.
3. Reaksinya lambat.
4. Memperbaiki keseluruhan sistem tubuh.
5. Efektif untuk penyakit kronis yang sulit diatasi dengan obat kimia.
6. Terapi sampingan: Diet terhadap makanan tertentu.

B. Obat Kimia

  1. Harga relatif mahal karena faktor impor.
  2. Efek samping pengobatan lebih sering terjadi.
  3. Reaksinya cepat.
  4. Hanya memperbaiki beberapa sistem tubuh.
  5. Relatif kurang efektif untuk penyakit kronis
  6. Terapi sampingan: diet terhadap makanan tertentu dan perlakuan tertentu pada tubuh seperti bedah atau operasi dan manajemen stres.


Bila Anda bertanya, mana yang lebih baik antara obat tradisional dan obat kimia, jawabannya bergantung pada situasi dan kondisi Anda. Karena reaksi obat tradisional yang lambat, pada kasus darurat seperti perdarahan misalnya, obat kimia lebih baik digunakan karena reaksinya yang lebih cepat dalam mengatasi gejala dan meredam rasa sakit.

Hal yang sama berlaku untuk penanganan pasien pada kasus penyakit akut seperti kanker stadium akhir. Karena bersifat darurat, pengobatan konvensional seperti operasi dan bedah lebih efektif karena relatif cepat.

Dalam kondisi tersebut, jika pasien menginginkan, obat tradisional dapat tetap diberikan tetapi tidak dapat digunakan secara tunggal melainkan dapat dikombinasikan penggunaannya bersama obat kimia dan obat medis lainnya yang diperlukan.

Pada saat seperti itu, fungsi obat herbal lebih dititikberatkan pada peningkatakan efektifitas pengobatan sekaligus mengurangi efek samping yang ditimbulkan obat kimia.

Berbeda halnya pada pasien dengan kondisi yang boleh dikatakan masih aman. Penggunaan obat herbal masih dapat digunakan secara tunggal atau jika diinginkan, dapat juga dikombinasikan dengan obat kimia untuk meningkatkan efektifitas pengobatan tentunya dengan memberi selang waktu pemakaian antara kedua jenis obat tersebut.

Mengapa kecepatan reaksi kedua jenis obat tersebut bisa berbeda? Jawabannya berkaitan dengan mekanisme kerja kedua jenis obat tersebut. Seperti yang telah disinggung dalam tabel di atas, obat kimia bekerja dengan menghilangkan gejala atau penyebab dan meredam rasa sakit.

Menurut Dr Amarullah H Siregar obat-obatan kimia lebih banyak bertujuan untuk mengobati gejala penyakitnya, tetapi tidak menyembuhkan sumbernya. Intinya, obat kimia hanya mampu memperbaiki beberapa sistem tubuh.

Berbeda halnya dengan obat tradisional yang bekerja langsung pada sumbernya dengan memperbaiki keseluruhan sistem tubuh yakni dengan memperbaiki sel-sel, jaringan, dan organ-organ tubuh yang rusak serta dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk berperang melawan penyakit.

Contohnya, Meniran (Phyllanthus urinaria) yang memiliki efek seperti antibiotik. Ia tidak langsung membunuh kuman, namun mengaktifkan kelenjar di dalam tubuh yang menghasilkan sel-T yang merupakan pembunuh alami kuman.

Perhatikan, dalam contoh tersebut, Meniran tidak bekerja langsung menghentikan serangan kuman tetapi dengan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kuman.

Tak heran, bila dibutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk merasakan efek obat herbal dibandingkan jika kita menggunakan obat kimia. Meskipun demikian, keunggulan obat tradisional adalah efek sampingnya yang relatif lebih kecil bahkan ada yang tidak memiliki efek samping sama sekali jika digunakan secara tepat.

Alasan utamanya adalah dikarenakan sifat bahan obat tradisional yang alami sehingga dapat dicerna oleh tubuh. Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakan obat tradisional, ada baiknya Anda mengenal bentuk-bentuk sajian obat tradisional yang ada.


Sumber : deherba

Senin, 05 Agustus 2013

Manfaat Buah Merah


Manfaat Buah Merah

Jika dilihat dari kandungan tokoferol dan betakarotennya yang sangat banyak maka minyak saribuah merah  sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia juga karena mengandung berbagai macam vitamin dan mineral. Oleh karena sangat banyaknya kandungan buah merah hingga bisa disebut sebagai multivitamin yang berkhasiat atau dapat dijadikan pendamping obat resep dokter.
Beberapa macam jenis penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan buah merah adalah : HIV/AIDS, kanker payudara, kista rahim, stroke, tumor, Hepatitis, jantung koroner, menormalkan peredaran darah, darah tinggi, Asam urat, Ambeien, Pegel linu, Ganguan mata, ganguan paru-paru, brookitis, asma/sesak nafas, osteoporosis, membantu system kerja otak, meningkatkan libido, stamina, maag/gangguan pencernaan akibat asam lambung. Buah merah juga sangat baik untuk kesehatan anak-anak, ibu hamil dan para  kaum manula.


1. AIDS
Walaupun telah bertahun-tahun para ahli mencoba membuat obat yang dapat menyembuhkan AIDS tetap saja obatnya masih belum bisa ditemukan. Mungkin Anda sendiri merasa tidak percaya mengenai khasiat buah merah yang satu ini. Namun khasiat buah merah dalam menyembuhkan AIDS sudah terbukti. Salah satu seorang yang terbebas dari cengkeraman kematian akibat AIDS adalah Agustina Sawery.
Agustina Sawery pernah menurun berat tubuhnya dari 50 kg menjadi 27 kg. Ia pernah mengalami infeksi anus, gangguan fungsi hati, mulut bercendawan dan infeksi paru-paru. Nampaknya Agustina tinggal menunggu jam kematiannya. Maka dia datang kepada Drs I Made Budi MS.Saat itu Made sudah dikenal luas di Papua lantaran kerap mengobati penyakit seperti kanker dengan ekstrak buah merah. Kemudian Agustina diberikan ekstrak buah merah yang dia konsumsi tiga kali sehari.

Sejak dia mengkonsumsi buah merah keadaannya mulai membaik. Berat badannya yang pernah turun sampai menjadi 27 kg mulai meningkat menjadi 46 kg. Kulitnya yang semua busik menjadi mulus kembali. Rambutnya yang sempat rontok mulai tumbuh lagi. Agustina menjadi jauh lebih bugar.
Dikabarkan bahwa kemampuan buah merah menyembuhkan AIDS adalah karena buah merah mengandung banyak tokoferol dan betakaroten yang sangat tinggi. Kedua kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia. Tokoferol dan betakaroten ini akhirnya berkombinasi untuk memecah asam amino yang dibutuhkan oleh virus penyebab AIDS, HIV, sehingga virus tersebut tak dapat melangsungkan hidupnya.


2. Kanker dan Tumor
Khasiat lain dari buah merah adalah mengobati kanker dan tumor. Kanker dan tumor tak diragukan lagi adalah salah satu penyebab kematian terbesar. Disebabkan oleh apa kanker dan tumor itu? Penyakit ini disebabkan oleh ketidakteraturan hormon dalam tubuh yang menyebabkan tumbuhnya daging di jaringan tubuh normal.

Buah merah Papua dapat mengobati kanker karena kandungan tokoferolnya yang sangat tinggi, yaitu mencapai 11.000 ppm dan betakarotennya mencapai 7.000 ppm. Kedua senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mencegah pembiakan sel-sel kanker di dalam tubuh.


3. Stroke dan Darah Tinggi
Stroke disebabkan oleh darah yang telah membeku dan penyempitan pembuluh darah. Salah satu penyebab penyakit ini adalah darah tinggi. Tekanan darah tinggi menyebabkan penggumpalan darah sehingga pembuluh darah menyempit, akibatnya supplai darah berkurang. Lebih dari itu, pembuluh darah bisa pecah. Penyakit ini, bila tidak menyebabkan kematian, dapat menyebabkan kelumpuhan anggota badan.

Darah tinggi sendiri disebabkan oleh kerja jantung yang memompa darah terlalu cepat. Hal ini salah satunya disebabkan oleh karena darah kekurangan oksigen atau oksigen yang terlalu kental.
Buah merah Papua mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah menjadi normal.


4. Asam Urat
Asam urat disebabkan karena terganggunya fungsi lever sehingga lever memproduksi asam urat secara berlebihan. Asam urat akhirnya tertampung di dalam ginjal menjadi batu dan dibawa ke ujung-ujung jari tangan dan kaki serta mengumpul di sana.
Tokoferol dalam buah merah Papua dapat mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja lever. Sistem kerja lever, setelah diperbaiki, memproduksi kadar asam urat yang normal.


5. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Penyakit ini disebabkan karena kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang memadai/cukup. Akibatnya, kandungan gula dalam darah menjadi meningkat.
Kandungan tokoferol dalam buah merah Papua dapat memperbaiki kerja pankreas sehingga fungsi pankreas menjadi normal kembali.


6. Osteoporosis
Disebabkan pengeroposan tulang, osteoporosis disebabkan oleh kekurangan kalsium pada tulang. Penyakit ini umumnya menyerang mereka yang sudah berusia senja atau kaum manula.
Buah merah Papua adalah herbal yang kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah dan mengobati osteoporosis. Dalam 100 gram buah merah segar terkandung 54.000 miligram kalsium.


7. Gangguan Mata
Kandungan betakaroten yang tinggi dalam buah merah Papua mampu mengatasi banyak jenis penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A. Betakaroten diserap oleh tubuh dan diolah menjadi vitamin A.


8. Meningkatkan Kecerdasan
Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah merah dapat merangsang daya kerja otak dan meningkatkan kecerdasan. Oleh karena itu buah merah cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak dan pelajar.


9. Meningkatkan Gairah dan Kesuburan
Buah merah, menurut mereka yang mengkonsumsinya, dapat membantu meningkatkan gairah seksual kaum pria. Efek pengobatan bervariasi, ada yang bereaksi setelah 15 menit meminumnya, ada juga yang setelah satu atau dua jam meminumnya.
Vitamin E dalam buah merah Papua dapat membantu meningkatkan produksi sperma. Selain itu, buah merah mengandung energi tinggi, yaitu 360 kalori.

Selain khasiat-khasiat yang telah disebutkan di atas, buah merah Papua dikabarkan dapat juga mengobati penyakit lambung, wasir, gangguan pada paru-paru dan sebagainya.